Seratus Dollar
Seorang motivator dunia berdiri di atas mimbar. Ya, dia memang bertugas untuk memberi motivasi kepada sebuah perhimpunan pegawai perusahaan. Ruang seminar di hotel itu penuh dengan orang. Sekitar 300 pegawai berpakaian rapi sudah berkumpul dan duduk tenang di kursinya masing-masing. Mata mereka memandang ke arah motivator itu, seakan mengharap ada pencerahan baru yang didapatkan.
Dengan tenang, motivator mengeluarkan selembar uang seratus dollar dari sakunya. Uang itu tampak masih sangat baru. “Siapa yang mau uang ini?” serunya. Semua hadirin mengangkat tangannya tanda setuju. Beberapa diantaranya sambil senyum-senyum sendiri dan bertanya-tanya dalam hati apa maksud motivator itu.
Motivator tersebut lalu meremas-remas uang seratus dollar itu. Uang yang tadinya tampak rapi sekarang sudah berubah menjadi bertekuk-tekuk tidak karuan. Motivator itu berseru lagi, “Siapa yang mau uang ini?” Serentak seluruh hadirin tetap mengangkat tangannya. Motivator kemudian menyeka keringatnya dengan uang itu, lalu menaruh uang di lantai mimbar dan menginjak-injaknya hingga kotor. “Siapa yang masih mau uang ini?” Sambil tertawa-tawa seluruh hadirin pun kembali mengangkat tangannya.
“Sahabat semua.” Kata motivator itu, “Ini adalah sebuah pelajaran berharga. Apapun yang telah saya lakukan terhadap uang ini ternyata tidak mempengaruhi keinginan Anda untuk memilikinya. Anda mau, karena Anda tahu sekotor apapun bentuknya, uang ini tidak akan berubah nilainya. Seratus dollar ini tetap seratus dollar, masih bisa dipakai untuk membeli barang, baju, atau apapun yang Anda mau.”
Dengan cukup bersahaja motivator itu melanjutkan ceritanya, “Seperti halnya hidup, mungkin Anda pernah jatuh, pernah kotor, pernah ‘menyeka keringat orang’, pernah dinjak-injak, tidak ganteng, tidak kaya, atau apalah.. Tetapi sebenarnya itu semua tidak pernah bisa merubah nilai Anda sebagai seorang manusia. Sekali dilahirkan sebagai seorang manusia, selamanya Anda tetap menjadi manusia, sama seperti saya, bagaimanapun bentuknya.”
Setelah menghela nafas, motivator itu berkata lagi, “Anda bernilai dan berharga bagi orang-orang di sekitar Anda. Anda memiliki peran penting di dalam kehidupan di sekitar Anda. Anda adalah sosok yang spesial dan bernilai tinggi, terutama bagi orang-orang yang menyayangi Anda. Bahkan jika sudah tidak ada lagi yang menyayangi Anda, Anda tetap istimewa bagi Dia yang menciptakan Anda.”
53 Komentar di “Seratus Dollar”






sepeti halnya nilai mata uang, manusia tetap berharga sebagai makhluk tuhan
Allah telah memberikan yang terbaik buat kita, dan kita memang harus tetep mensyukurinya, dan kita ambil baiknya dari semua keadaan pada diri kita!
apapun keadaan kita, kita tetap berguna, tetep bermanfaat! dan kita juga manusia seperti halnya yang lain, bahkan mungkin lebih baik dari yang lain!
Cara Membuat Blog
great story
bang joddie emang motivator sejati.^_^
hehehe,,kisahnya apik..
tiap orang punya sesuatu yang sangat berharga kawan..melebihi uang..
hohohohhoho
inspiratif bgt joddie ^_^
sebelum membaca tulisan ini,moodku bnr2 jelek bgt.
cuaca mendung dan sdkt konflik bkn sedih dan gak merasa berharga.
tapi,tulisan ini…hemmm…mksh ya sob ^_^
motivator itu bnr,jika kita tdk berharga untuk seseorg atau sesuatu tapi kita pasti berharga untuk DIA yg menciptakan kita.
alhmdulillah….
Ya…..ya…..
Kita adalah manusia…tak peduli latar belakang danmasa lalu. Kita tetaplah MANUSIA, makhluk yang diciptakan dengan derajad yang paling tingi dibandingkan makhluk yang lain. MAka harus kita tunjukkan bagaimana makhluk berderajad inggi bersikap dan berbuat.
Tuhan tidak menciptakan kita sebagai sebuah kesia-sia an atau keosengan belaka..Tapi pasti Tuhan punyamaksud dan tujuan, Kita masing2 memegang peranan penting di dunia ini….
segala sesuatu pasti berharga, cuma kadang kita tidak merasa, baru sadar setelah kehilangan
bang jodie akhir-akhir ini kok aku kesulitan buka webnya ya???
Wow… benar2 motivator yg pintar, termasuk juga yg nulis mampu membuat pembacanya merasa dihargai sbg s’orang manusia
Great article ! Pencerahan yg luar biasa. Thanks bos. Salam peace n good luck
Aku beruntung banget………..sekarang dapat motivasi gratis…….
Semangat Lagi
apapun yang terjadi…itu tetap 100 dolar.
mao donk mas jodi
100 dolar lumayan buat beli mainan baru
hehehe…
kalo pun robek disambung pake lem
iya, dia masi bernilai bagi saya biarpun dia telah pergi, wkwkwk…
*jadi ingat mario teguh nih*
daku mampirrrrr
hm.. bener kok kalo manusia lebih berharga dari apapun juga
Setuju, seburuk apapun keadaan kita,kita tetep manusia, yang derajatnya sama dengan yang lain. jadi tidak boleh minder atau malu!
tetap bersyukur dengan yang diberikan allah kepada kita, karenaitu yang terbaik!
setuju bgbt tuh Pak..
motivator yang dahsyat…..
tetap semangat!
inspiratif banget om, thanks ceritanya
sungguh menginspirasi, terima kasih sobat…