Pensil

18 Nov 2009

Blog Cerita Inspirasi Kategori Kisah Inspirasi

PensilPada jaman dulu, pensil dibuat secara manual dalam arti tidak menggunakan mesin-mesin canggih seperti sekarang. Sebelum merakit pensil, seorang tukang pensil memilih kayu kecil yang benar-benar lurus dengan ukuran yang sesuai. Sesudah itu ia akan membelah kayu menjadi dua tepat di tengah. Di tengah-tengah belahan kayu tersebut dipasang batangan grafit. Sepasang kayu tersebut kemudian diolesi lem dan dikatupkan kembali.

Proses itu pulalah yang dilakukan oleh Charles. Charles adalah seorang tukang pensil yang cukup terkenal. Memang, tidak banyak orang yang bisa membaca dan menulis waktu itu. Hanya orang-orang tertentu saja yang membutuhkan jasa Charles. Biasanya kaum bangsawan maupun keluarga kerajaan. Sehingga, kedudukan pembuat pensil di mata masyarakat waktu itu pun juga cukup terpandang.

Tetapi ada yang unik dari Charles. Setelah selesai merakit pensil dan sebelum dimasukkan ke kotaknya, Charles selalu berkata-kata dulu pada pensil buatannya. Begini katanya:

“Ada lima hal yang wajib kamu ketahui untuk menjadi pensil yang sempurna.” Ia melanjutkan,

Pertama, ingatlah bahwa kalian hanya bisa menghasilkan tulisan yang indah jika ada sebuah tangan yang menuntun kalian.
Kedua
, setiap akan dipakai kalian akan diraut dan dikikir. Ini adalah proses yang sangat menyakitkan. Tapi hanya itulah satu-satunya cara agar kalian bisa selalu tajam, sempurna, dan layak digunakan.
Ketiga
, jangan takut untuk berbuat salah karena kalian bisa memperbaikinya sekalipun tidak bisa menghapusnya.
Keempat
, bagian terpenting pensil terletak di dalam diri kalian, yaitu batangan grafit untuk menulis.
Kelima
, mungkin kalian tidak digunakan untuk menulis di atas kertas melulu, adakalanya di tembok, di kanvas, atau di tempat-tempat lain yang tidak seharusnya. Tetapi, tetaplah setia untuk menggoreskan grafitmu. Karena tugasmu hanyalah menulis, tidak peduli dimanapun kamu akan ditugaskan.”

——————-

Jika cerita di atas direnungkan, apa yang dikatakan Charles kepada pensil buatannya sangat mirip dengan apa yang terjadi pada manusia:

Pertama, manusia akan hanya bisa menghasilkan karya yang indah jika manusia tersebut membiarkan Tangan Tuhan mengendalikannya.

Kedua, manusia akan selalu bertemu dengan berbagai masalah. Tetapi harus diakui bahwa masalah-masalah tersebut membuat manusia bisa makin bertumbuh dan makin sempurna.

Ketiga, setiap manusia bisa berbuat salah, tetapi setiap manusia juga bisa memperbaiki kesalahan sekalipun tidak mampu untuk menghapusnya.

Keempat, keindahan manusia justru terletak pada bagian dalamnya, bukan pada sisi luarnya.

Kelima, adakalanya manusia merasa berada di tempat-tempat yang tidak seharusnya. Tetapi manusia harus tetap setia dengan peran dan tugasnya di tempat-tempat tersebut, mungkin Sang Pencipta memiliki rencana tersendiri kenapa manusia dibiarkan berada di tempat-tempat yang tidak seharusnya.

50 Komentar di “Pensil”

 

  1. Deny Deyn mengatakan:

    bener kaya baca chicken soup nih :)
    yg pasti rencana Tuhan akan indah pada saatnya nanti

  2. aan cerdass mengatakan:

    pormang/jabat sangat suka sekali dengan artikel ini…

  3. kakve-santi mengatakan:

    sebuah pensil memang sebuah harapan, dimana profesionalias dan keindependen-an menjadi modal utama!

    nice sob!

  4. Saadah Ramadhani mengatakan:

    Aku ingin menjadi pencil………………..
    Ditunggu Inspirasi2 berikutnya…..Thank’s

  5. berita unik mengatakan:

    mantap nih mas joddie
    bener-bener seorang pujangga motivator, muridnya mario teguh yah

  6. Momo mengatakan:

    Waaaaaah kerenkerenkeren Sampe tau artinya sebuah pensil,aq aja g pernah mikir sampe se-detail itu

  7. Berry Devanda mengatakan:

    menginspirasi sekali mas…
    salam kenal ya…

  8. kyra.curapix mengatakan:

    kata2nya keren,,,sekalian mampir ahhh

  9. ivenx oyz mengatakan:

    wah info yang menarik mas…
    s’lam kenal ya….

  10. coolgle mengatakan:

    jodie,,aku suka yg keempat….keindahan manusia terletak didalamnya,,bukan luarnya,,,,mantap tu

  11. mel mengatakan:

    inspiring story,,,indeed

  12. alpicola mengatakan:

    jodie emang the best nya soal inspirasi dan menginspirasi..keep posting bro’..

  13. riska mengatakan:

    hmmm…pas banget…

  14. guskar mengatakan:

    satu lagi kisah teladan dari sebuah benda yg bisa jd kita anggap sepele perannya..

  15. phonank mengatakan:

    Aku suka dengan makna-makna tersebut,, memiliki arti2 yang sangat bagus..

    dari sebuah pensil saja bisa dikembangkan menjadi kalimat-kalimat yang indah.

    Charles memang salah satu orang yg hebat…

  16. mamah aline mengatakan:

    sebuah perumpamaan yang mencerminkan citra diri seorang manusia, seperti kata shige otak manusia jika tidak diasah akan tumpul seperti sebatang pensil

  17. attayaya mengatakan:

    bagai lilin
    menerangi sekitar
    bagai pensil
    menorehkan goresan

  18. belajar blog mengatakan:

    hahaha…
    seperti biasa…kata-kata mutiara nan indah pembangkit semangat

  19. Action Figure Toy mengatakan:

    kalo saya menanti cerita selanjutnya tentang pulpen mas ^0^

 

 

 

Tulis Komentar

Copyright © 2010 CeritaInspirasi.net. All rights reserved. Powered by Gravis Web Design