Home ~ Kisah Inspirasi ~

Kotak Sepatu

Kotak Sepatu

2 Apr 2010

Blog Cerita Inspirasi Kategori Kisah Inspirasi

Wool DollHenry dan Marta sudah menikah lebih dari 40 tahun. Tentu, sepasang manusia itu kini telah renta. Umur Henry 72 tahun dan umur Marta 68 tahun. Ketika hidup berumah tangga, keduanya tidak pernah menyimpan rahasia. Kecuali, sebuah kotak sepatu yang di simpan Marta di lemari pakaiannya. Marta  berpesan kepada suaminya untuk tidak sekali-kali membukanya atau bahkan menanyakan tentang barang itu kepadanya.

Suatu ketika, Marta sakit keras. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Henry dan anak-anak mereka untuk menyembuhkan Marta. Tetapi, tak satu pun yang berhasil. Dokter sudah angkat tangan dengan penyakit Marta. Mengingat tuanya usia Marta, tidak mungkin bagi dokter untuk melakukan tindakan-tindakan medis seperti yang biasa dilakukan pada penderita biasa.

Saat berbaring di tempat tidur, Marta berkata lirih pada suaminya, “Tolong ambilkan kotak sepatu di lemari pakaianku.” Henry segera beranjak dari tempat duduknya dan mengambil kotak sepatu itu, lalu memberikannya pada istrinya. Rupanya Marta sadar, bahwa ini adalah saat yang tepat untuk membuka rahasia di dalam kotak sepatu itu.

“Bukalah.” Marta berkata lagi pada suaminya. Perlahan-lahan Henry membuka penutup kotak itu. Henry mendapati ada dua boneka rajut dan setumpuk uang senilai hampir sepuluh juta rupiah. Henry lalu menanyakan ada apa dengan dua boneka rajut dan uang itu pada istrinya.

“Ketika kita menikah, ada sebuah rahasia perkawinan yang dituturkan Nenekku.” Marta bercerita, “Nenekku berpesan bahwa jangan sekali-kali membentak atau berteriak pada suamimu. Nenek bilang jika suatu saat saya marah padamu, saya harus tetap diam dan merajut sebuah boneka.” Henry hanya bisa terdiam saat mendengar cerita istrinya. Dan, air mata pun mulai bercucuran di pipinya.

“Sayang, lalu bagaimana dengan uang sepuluh juta ini?” Tanya Henry pada Marta, “Darimana engkau mendapatkan sebanyak ini?” Isteri menyahut, “Oh, itu adalah uang hasil penjualan dari boneka-boneka yang pernah saya buat.”

(Ditulis ulang dari cerita kiriman Mas Didik. Thanks, Mas!.. ^^ )

.

89 Komentar di “Kotak Sepatu”

 

  1. Virouz007 mengatakan:

    Nice Story, mengingatkan kita bahwa suami memang tidak sadar sering membuat sang istri marah dan kesal. Tetapi, sang istri lebih bijak dalam menyikapinya…..Mari mengambil hikmahnya..! Salam kenal, sekalian mau tukeran link kalau diijinkan!

  2. Virouz007 mengatakan:

    Ijin Share di blog saya yah…!

  3. qarebet's mengatakan:

    menyentuh ………………………..

  4. nietha mengatakan:

    wah, terharu banget baca ceritanya mas.. aku justru ingat sering ngambek sama suami..

  5. nen's; mengatakan:

    Subhanallah…
    pertama: nen terkagum2 sama tampilan web ini yang kian apik aja setelah lama ga berkunjung kesini ^_^
    selanjutnya: seperti biasa, kisah2 disini emang sarat inspirasi. salut banget :)

  6. attayaya mengatakan:

    ralat…
    sepertinya aku ada salah ketik
    hasil pada buku korupsi
    hal 57, paragrap 3 dr bawah
    nama Hari seharusnya Harry

    hal 114, baris 8 dari bawah
    bloger ato blogger?

  7. Rama mengatakan:

    Hebat ceritanya….

    saya pernah baca versi kocaknya, mirip kayak cerita ini,
    tapi jelas lebih bagus yang ini..

  8. enang mengatakan:

    ijin share mas

  9. Tyo mengatakan:

    MantaPZz cerita dgn para koment nya.,
    berrarti marah ga ad salahny jg ya..
    Kn menghasilkan uang..
    Ha.a..a..a.a :-)

  10. Wilson mengatakan:

    sangat inspiratif….

  11. masandry mengatakan:

    kisah yang sangat menggugah inspirasi

  12. mamat mengatakan:

    ya,, sungguh istri yang hebat,, jadi terharu ,, hehei hei,,,,

  13. syafwan mengatakan:

    wah keren ini……. andai tidak nunggu tua buka kotaknya, bisa buat jalan-jalan

  14. Virouz007 mengatakan:

    Nice story! Kadang kita selaku suami tidak menyadari betapa rapuhnya perasaan hati seorang wanita. Thank’s sudah berkunjung, ini adalah kunjungan balik…. kalau diizinkan, mau tukeran link… boleh ‘ndak?

  15. Nurki mengatakan:

    hebat banget cara nenek itu melampiaskan emosinya.. hhmm.. boleh dicontoh

  16. iiN greeN mengatakan:

    wah.. pasti si suami nyesel bgt..

    • endi mengatakan:

      wah..cerita ini membuat saya semakin tahu tentang bagaimana mensikapi pasangan…dari yang berpikir negatif menjadi positif..

  17. Ovan mengatakan:

    Cerita ini mengajarkan qt bgmn mentransformasi energi dri yg – menjadi +

  18. endi mengatakan:

    aq jadi terharu…wah hebat bener wanita itu…

  19. Angel mengatakan:

    aq jadi terharu…wah hebat bener wanita itu…

  20. Lovanna mengatakan:

    Merinding nich.. Bs ga ya istriku kelak spt itu?

  21. ndha mengatakan:

    kalau aku lagi marah malah banyak kerjaan rumah yang beres…tapi ngak ada yang bisa jadi duit…
    yah mudah-mudahan jadi AMAL aja ya buat akhirat nanti…
    salam… and thanks buat inspirasinya buat menyalurkan “kemarahan” biar lebih bernilai

  22. andina mengatakan:

    wah, sy pikir hebat sekali beliau seumur hidup hanya 2 kali emosi kpd suami, ternyata… boneka hasil memendam emosi mencapai harga sepuluh juta.. banyak juga… yg pasti manusiawi..

  23. hendra febriadi mengatakan:

    cerita yang sangt inspiratif, cerita ini dapat menyadarkan para suami2 yang suka memarahi istri nya…
    coba bayang kan betapa tabah nya seorang istri itu….

  24. GILANG mengatakan:

    speechless….

  25. Diny Syarifah Sany mengatakan:

    bagus bgt…

    sang istri betul2 istri yg baik… andai aku juga gitu.. huft

  26. akbar forever mengatakan:

    betul-betul sngt terinspirasi………..

  27. arnis mengatakan:

    like it…
    sumpah terharu banget bacanya,keren,jarang” sepasang manusia seperti itu..
    mdah” lebih banyak lagi aja cerita yg seperti itu..

  28. vici mengatakan:

    gmn caranya mau ngopi cerita2 diatas buat d share k teman2… thx

  29. emir andakie mengatakan:

    :( ya allah… aku terharu banget, merinding baca nya :( bener2 istri yg patut dijadikan teladan :(

  30. Tips Trik Blogging mengatakan:

    Sangat menginspirasi pak…

  31. co2hen mengatakan:

    cerita ini ngajarin laki2 buat lebih memperhatikan perasaan pasangannya dan ngajarin perempuan untuk tabah dan kuat serta dapat menyalurkan kemarahan dengan cara yg positif..

    great.
    thx inspirasinya..

  32. enlova mengatakan:

    sedih banget, artinya sdh berapa banyak boneka yg terjual? salut banget sama ibu martha…….:)

  33. taTik mengatakan:

    emosi yang tersalurkan dan menghasilkan,..
    bener bener positif ^^

  34. Andi mengatakan:

    huwaaaaaaaaaaa…..lhak konco-ku, isok dijahit temenan lambene sing lanang………..bisa-bisa lakinya jadi boneka……

  35. ADRIAN mengatakan:

    sungguh beberapa tulisan di sini buat sy semangat lagi

  36. JUST RENI mengatakan:

    hehe lucu om critax…

  37. ersa latycha mengatakan:

    ijin share ceirta2ny d fb y..
    nice story dn bekal penyemangat hidup..
    thx ^^

 

 

 

Tulis Komentar

Copyright © 2010 CeritaInspirasi.net. All rights reserved. Powered by Gravis Web Design