Home ~ Kisah Inspirasi ~

Email Anak SMP

Email Anak SMP

4 Sep 2010

Blog Cerita Inspirasi Kategori Kisah Inspirasi

emailCerita ini berawal ketika seorang pemuda melamar menjadi cleaning service di sebuah perusahaan. Perawakannya yang kecil sangat mirip dengan anak SMP walaupun usianya sudah dua puluh tahun. Tetapi bukan hanya penampilannya, pemuda itu benar-benar cuma lulusan SMP. Makanya, dia memilih melamar jadi cleaning service saja.

Hari itu adalah hari yang teramat berat bagi mantan anak SMP itu. Pertama-tama ia harus menjalani tes wawancara, kemudian tes penggunaan alat-alat pembersih modern yang tidak ia mengerti, belum lagi tatapanĀ  mata para pengawas yang terlihat seperti sangat meremehkan perawakannya yang mirip anak SMP.

Akhirnya tes hari itu pun berakhir, seorang pegawai personalia menemuinya lalu berkata, “Oke, cukup untuk hari ini, tolong isi formulir ini. Jangan lupa untuk mengisi email, karena kami akan mengumumkan hasil tes ini lewat email.”

” Pak, maaf, saya tidak punya email.” Jawab pemuda itu.

“Ya sudah, maaf juga, berarti Anda belum layak untuk bekerja di perusahaan Teknologi Informasi ini.” Kata pegawai personalia itu.

Dengan kecewa, mantan anak SMP itu pulang ke rumahnya. Sampai di rumah, tiba-tiba tetangganya menemuinya. Tetangga itu bercerita bahwa ia punya sebuah pohon mangga yang berbuah lebat, tetangga itu meminta tolong pemuda itu untuk menjualkannya di pasar. “Nanti hasilnya 60 persen buat kamu, 40 persen buat aku. Gak banyak kok, paling-paling cuma sekitar 10 kg.”

Pemuda itu pun menyetujuinya dan segera membawa mangga-mangga itu ke pasar lalu menjualnya. Setelah semuanya terjual, pemuda itu menemui tetangganya lagi dan mengambil 60% bagiannya. Dia malah dapat ide, dia menemui tetangga yang lain yang masih punya pohon mangga lalu membelanjakan semua uangnya untuk membeli mangga tersebut dan menjualnya lagi ke pasar. Dia sangat senang ketika melihat uang di tangannya menjadi berlipat ganda.

Hal ini akhirnya rutin ia lakukan. Bukan hanya mangga, mantan anak SMP itu mulai mencari alternatif lain. Rambutan dan buah-buahan lain juga turut masuk daftar dagangnya. Lambat laun, ia memiliki gerobak untuk membawa buah-buah itu. Kemudian ia bisa membeli mobil pickup pada tahun berikutnya. Lama-lama, bisnis dagangnya tumbuh besar. Ia akhirnya menjadi seorang distributor buah yang cukup kaya.

Pada suatu hari seorang sales website menemuinya dan menawarkan berbagai keuntungan jika membuat website. Di akhir perbincangannya, sales itu bertanya dengan sopan, “Kalau boleh tau, apa email bapak?”
“Saya tidak punya email.” Jawab pemuda mantan anak SMP itu.
“Wah, seharusnya pedagang sebesar bapak sudah punya email. apakah bapak tahu manfaat email?” tanya sales dengan sopan.
Jawab pemuda lulusan SMP itu, “Setahu saya, jika saya punya email, mungkin saat ini saya hanya menjadi seorang cleaning service di kantor Anda.”

(Unknown Author)

.

Don’t undermine your worth by comparing yourself with others, It is because we are different, that each of us is special.. ^^

.

——————————————-

(Postingan ini sekaligus untuk mendukung gerakan pembersihan keyword “SMP” dan “Anak SMP” yang dilontarkan oleh Attayaya.. ^^bĀ  )

.

44 Komentar di “Email Anak SMP”

 

  1. asfawi mengatakan:

    saluut..!
    sebuah inspirasi yang bagus..!
    semoga tidak ada pertanyaan, apakah semua orang mempunyai naluri untuk menangkap sebuah peluang..!
    meskpiun di SMP belum diajari enterpreunership, tapi jiwa itulah yang muncul pada sosok seorang lulusan SMP

  2. Septirani mengatakan:

    hahahahah..sip sip..bener banget mas..hihihi jadi pengen ketawa sendiri..soalnya punya pengalaman yg sama kaya cerita diatas…

  3. mega mengatakan:

    itulah hasil karya tuhan. yang mungkin saat ini kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan sesuai dengan apa yg kita harapkan. tapi yakinlah bahwa tuhan selalu punya rencana lain yang lebih baik dan lebih indah dari yg kita inginkan.. thanks nice story ^_^
    gak pha2 khan klo saya copy artikelnya. ….

  4. Fatkur mengatakan:

    Inspiratif, bagus, ceritanya. Minta ijin untuk disebarluaskan, bro..

  5. mphumsiey mengatakan:

    Wkwwkwkwk, boleh dicopy nih. Izin copy ya

  6. tania mengatakan:

    HIDUP ADALAH PROSES BAGI YANG MENJALANINYA SERTA SUATU PELAJARAN YANG BERMAKNA

  7. sukma danty mengatakan:

    wew ceritanya dalem banget mas! :D

  8. ayu mengatakan:

    kereeeennn…:)

  9. yuga mengatakan:

    like it…

  10. teri mengatakan:

    Good Job

  11. hI mengatakan:

    semua ada rezeki dan jalan nya masing2>>>COOL

  12. arnis mengatakan:

    duh dermawannya dia,,
    jadi ingin copy n mempunyai itu semua..
    teerus berinspirasi ea,,,

  13. Desi mengatakan:

    Kita tidak boleh meremehkan seseorang, siapa tau suatu saat org itu malah lebih dari kita,dan kita tidak perlu kecewa dgn keadaan kita mana tau dbalik smuanya sudah diatur oleh Tuhan dan ada hikmahnya…

  14. Hotdin Gurning mengatakan:

    Web nya bagus, tanpa iklan lagi.. salut deeh..
    Semangat!!
    oh iya, sekalian izin tempel rss di blog ku yah.. :D

  15. Hotdin Gurning mengatakan:

    Oh iya, di google reader bisa.. :p

  16. hendro mengatakan:

    Bagus cerita nya, ijin share ya. thx. :D

  17. hamids mengatakan:

    luar biasa…
    Q suka cerita ini…
    sangat inspiratif!!
    O y minta ijin share y pak

  18. eka mengatakan:

    bagus…ijin copy ya..thanx :)

  19. RIZA mengatakan:

    Jangan Pernah Meremehkan Orang Lain

 

 

 

Tulis Komentar

Copyright © 2010 CeritaInspirasi.net. All rights reserved. Powered by Gravis Web Design