Anak Buta
Berpikirlah dari sudut pandang yang berbeda.. ^^
Seorang anak buta duduk bersila di sebuah tangga pintu masuk pada sebuah supermarket. Yup, dia adalah pengemis yang mengharapkan belas kasihan dari para pengunjung yang berlalu lalang di depannya. Sebuah kaleng bekas berdiri tegak di depan anak itu dengan hanya beberapa keping uang receh di dalamnya, sedangkan kedua tangannya memegang sebuah papan yang bertuliskan “Saya buta, kasihanilah saya.” Ada Seorang pria dewasa yang kebetulan lewat di depan anak kecil itu. Ia merogoh sakunya, mengeluarkan beberapa keping uang receh, lalu memasukkannya ke dalam kaleng anak itu. Sejenak, pria kaya itu memandang dan memperhatikan tulisan yang terpampang pada papan. Seperti sedang memikirkan sesuatu, dahinya mulai bergerak-gerak.
Lalu pria itu meminta papan yang dibawa anak itu, membaliknya, dan menuliskan beberapa kata di atasnya. Sambil tersenyum, pria dewasa itu kemudian mengembalikan papan tersebut, lalu pergi meninggalkannya. Sepeninggal pria itu, uang recehan pengunjung supermarket mulai mengalir lebih deras ke dalam kaleng anak itu. Kurang dari satu jam, kaleng anak itu sudah hampir penuh. Sebuah rejeki yang luar biasa bagi anak itu.
Beberapa waktu kemudian pria dewasa itu kembali menemui si anak lalu menyapanya. Si anak berterima kasih kepada pria itu, lalu menanyakan apa yang ditulis sang pria di papan miliknya. Pria itu menjawab, “Saya menulis, ‘Hari yang sangat indah, tetapi saya tidak bisa melihatnya.’ Saya hanya ingin mengutarakan betapa beruntungnya orang masih bisa melihat. Saya tidak ingin pengunjung memberikan uangnya hanya sekedar kasihan sama kamu. Saya ingin mereka memberi atas dasar terima kasih karena telah diingatkan untuk selalu bersyukur.”
Pria itu melanjutkan kata kata motivasi nya, “Selain untuk menambah penghasilanmu, saya ingin memberi pemahaman bahwa ketika hidup memberimu 100 alasan untuk menangis, tunjukkanlah bahwa masih ada 1000 alasan untuk tersenyum.“
.
(Unknown author, ditulis ulang dari email Fifi Zhang.. Thanks yah.. ^^ )
.
46 Komentar di “Anak Buta”







Terima kasih utk cerita inspiratifnya. Merinding saya membacanya. 1000 alasan utk tersenyum yg paling saya suka
astaga…..
jujur q merinding disaat membaca & jga stelahnya……
krana slama nie q MASIH kurang brsyukur…..
terima kasih
mantabs gan cerita
emank kita harus banyak tersenyum
contohnya aja orang gila
udah divonis dokter sakit jiwa
masih aja senyum senyum
Subhanallah…
sesama jga harus saling gotong royong,,tanpa menunjukkan jari nya…
Ini betul2 cerita yg sangat amazing…
saya hampir menangis..
tiap hari saya mengeluh bagaimana ttg kehidupan saya.. tapi ternyata saya sekarang paham, apa makna hidup saya..
terimakasih ceritanya…
Saya yakin Allah SWT selalu punya rencana ttg kehidupan kita termasuk si buta n pria tsb, bersyukurlah kita setiap saat bukan setiap hari !
like it
msih ada 1000 alasan pula untuk tersenyum untuk membagi senyuman itu kepada yg seperti mereka,kelak ia akan menyadari
tidak semua orang bisa tersenyum
melainkan ia
mantap bgts cerita”y bikin merinding,,,
inspiratif sekali
Komen lagi nih..hheheh
Ceritanya bagus2 semua, jujur yang ini bikin merinding.. maju terus, dan semoga admin semakin diberkati,jadi bisa berbagi cerita2 inspiratif terus..
thx buat motivasinya… selalu ditunggu yg laen. kabari lwt email dunk… kadang lupa linknya… hehehe… tq Gan…
makasih wat motivasinya,…
sya jdi marasa harus slalu bersyukur atas sluruh karuniaNya,….:))
cerita yang sangat membuka mati hati pembacanya.semoga para pembacabisa mengambil hikmahnya.
woow keren, 1000 alasan ya….
jadi tidak ada alasan untuk tidak tersenyum
keren mas ceritanya
izin posting ya mas, biar yang lain juga bisa termotivasi
luar biasa cerita yang inspiratif, skaligus mau izin mas, mau saya ceritakan ke murid2 saya,,thanks
bagussss
hahaha
WAHHH .. CERITANYA BAGUS BANGETZ
AKU MERASA SADAR, SEDIH , KASIHAN , BANGGA, DLL
AKU BERSYUKUR KEPADA ALLAH SWT