Home ~ Kisah Inspirasi ~

Anak Buta

Anak Buta

18 Agu 2010

Blog Cerita Inspirasi Kategori Kisah Inspirasi

cerita anak butaBerpikirlah dari sudut pandang yang berbeda.. ^^
Seorang anak buta duduk bersila di sebuah tangga pintu masuk pada sebuah supermarket. Yup, dia adalah pengemis yang mengharapkan belas kasihan dari para pengunjung yang berlalu lalang di depannya. Sebuah kaleng bekas berdiri tegak di depan anak itu dengan hanya beberapa keping uang receh di dalamnya, sedangkan kedua tangannya memegang sebuah papan yang bertuliskan “Saya buta, kasihanilah saya.” Ada Seorang pria dewasa yang kebetulan lewat di depan anak kecil itu. Ia merogoh sakunya, mengeluarkan beberapa keping uang receh, lalu memasukkannya ke dalam kaleng anak itu. Sejenak, pria kaya itu memandang dan memperhatikan tulisan yang terpampang pada papan. Seperti sedang memikirkan sesuatu, dahinya mulai bergerak-gerak.

Lalu pria itu meminta papan yang dibawa anak itu, membaliknya, dan menuliskan beberapa kata di atasnya. Sambil tersenyum, pria dewasa itu kemudian mengembalikan papan tersebut, lalu pergi meninggalkannya. Sepeninggal pria itu, uang recehan pengunjung supermarket mulai mengalir lebih deras ke dalam kaleng anak itu. Kurang dari satu jam, kaleng anak itu sudah hampir penuh. Sebuah rejeki yang luar biasa bagi anak itu.

Beberapa waktu kemudian pria dewasa itu kembali menemui si anak lalu menyapanya. Si anak berterima kasih kepada pria itu, lalu menanyakan apa yang ditulis sang pria di papan miliknya. Pria itu menjawab, “Saya menulis, ‘Hari yang sangat indah, tetapi saya tidak bisa melihatnya.’ Saya hanya ingin mengutarakan betapa beruntungnya orang masih bisa melihat. Saya tidak ingin pengunjung memberikan uangnya hanya sekedar kasihan sama kamu. Saya ingin mereka memberi atas dasar terima kasih karena telah diingatkan untuk selalu bersyukur.”

Pria itu melanjutkan kata kata motivasi nya, “Selain untuk menambah penghasilanmu, saya ingin memberi pemahaman bahwa ketika hidup memberimu 100 alasan untuk menangis, tunjukkanlah bahwa masih ada 1000 alasan untuk tersenyum.

.

(Unknown author, ditulis ulang dari email Fifi Zhang.. Thanks yah.. ^^ )

.

46 Komentar di “Anak Buta”

 

  1. b43r mengatakan:

    saya selalu suka cerita di blog ini :d keren…tukeran link ya :D

  2. fanny mengatakan:

    pernah baca ini dimana gitu..nice article.

  3. TRIMATRA mengatakan:

    masih ada seribu alasan untuk tersenyum dan mengucap syukur,,,

  4. Heri Fauzan Suheri mengatakan:

    sangat menginspirasi…
    terima kasih karena telah di ingatkan….

  5. franchise ipiems mengatakan:

    Cerita yang memang menginspirasi :)

  6. kunto mengatakan:

    hidup tetap selalu terlihat indah walaupun penuh dengan kegelapan.

  7. Thea mengatakan:

    Eah.. Nice,

  8. rere mengatakan:

    tx ea..
    q jd lbih smngat ne..

  9. rere mengatakan:

    tx ea..
    bner” bwat q terinspirasi..

  10. aming mengatakan:

    mantabss…
    terenyuh ngebacanya…

  11. attayaya mengatakan:

    hadapi hidup dengan rasa senang dan ikhlas
    kemudahan akan selalu menghampiri
    ada ga judulnya “Anak SMP”

  12. attayaya mengatakan:

    oia…
    Anazkia sedang mengumpulkan temen2 untuk nulis bareng
    ikutan ya

  13. Galih mengatakan:

    cerita yang mengesankan dan sangt inspiratif,,,
    terus update cerita2 inspiratif seperti ini…

    salam semangat……

  14. endah leonita mengatakan:

    trims dah ingetin aku wat bersyukur………..

  15. GS HENDRO mengatakan:

    alhamdulillah,, msh da yang ngingatkan…..
    terima kasih,smg bsa membwt bahan renungan untuk hidupku kedepannya…..

  16. Galuh Ristyanto mengatakan:

    Wah tu orang cerdas, bisa merangkai kata buat ngebantu si buta biar gak terkesan minta dikasihani.
    Dari cerita diatas, mengingatkan kita untuk selalu bersyukur.

  17. JoO mengatakan:

    ck..ck..ck..
    saya langsung terdiam neh..
    keren.. ceritanya sangat menyentuh… memang sepatutnya kira bersyukur…

  18. abok77 mengatakan:

    mantabss..
    menyentuh sekali,, sy post di blog y,,

  19. dafiDRiau mengatakan:

    sUbhanallah!!!

 

 

 

Tulis Komentar

Copyright © 2010 CeritaInspirasi.net. All rights reserved. Powered by Gravis Web Design