Home ~ Tokoh Inspiratif ~

Terima Kasih

Terima Kasih

10 Jun 2009

Blog Cerita Inspirasi Kategori Tokoh Inspiratif

Maria HawkinsMalam itu, sekitar pukul 11.30 malam, seorang wanita negro berdiri di samping mobilnya yang mogok. Waktu itu hujan deras, dan jalan itu sepi sekali. Beberapa kali wanita itu mencoba menumpang 1-2 mobil yang lewat dengan cara melambaikan tangannya, tetapi mobil-mobil itu berlalu begitu saja.

Di tengah keputusasaannya, dia mencoba untuk tegar. Dia kembali melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Dinginnya air  yang mengguyuri tubuhnya yang mulai demam tak digubris, ia tetap melangkah.

Tiba-tiba ada pejalan kaki, seorang pria kulit putih berlari mendatanginya. Tanpa mempedulikan konflik kulit hitam dan kulit putih yang sedang berkecamuk, pria kulit putih itu mencoba menawarkan diri untuk menolong si wanita kulit hitam. Saat itu adalah sekitar tahun 1965, dimana ras menjadi materi utama perpecahan di Amerika.

Pria kulit putih itu lalu mencarikan wanita negro itu sebuah taksi, memberinya petunjuk arah ke mana ia harus turun, dan membayar dimuka ongkos taksi itu. Sebelum taksi itu pergi, si pria sempat memberi wanita negro itu kartu namanya, hanya sebagai referensi jika wanita negro itu tersesat atau menemui masalah di jalan.

Seminggu kemudian, pria itu dikejutkan dengan sebuah ketukan keras di pintu. Ternyata, petugas kurir – lengkap dengan mobil pickup-nya telah berhenti di depan rumah. Mobil itu mengangkut TV warna yang besar dan tape stereo. Dua benda yang sangat mewah waktu itu. Di TV warna itu ditempeli secarik tulisan seperti berikut:

Yth. Bp. James,

Terima kasih telah menolong saya malam itu. Pertolongan dan bimbingan bapak waktu itu sangat berarti bagi saya, bukan hanya sekedar melindungi saya dari deras hujan, tetapi juga telah berhasil membangkitkan saya dari keputusasaan.
Karena pertolongan anda, saya bisa menemui suami saya yang sedang kritis di rumah sakit. Jika waktu itu saya terlambat 10 menit saja, maka saya tidak akan pernah berjumpa lagi dengan suami selamanya. Berkat pertolongan bapak, saya bisa melihat dan menemani suami saya di saat-saat terakhirnya.

Semoga Tuhan melindungi dan memberkati Bapak.

ttd.

Mrs. Nat King Cole


(Dari “One Touch – One Million Grace”, oleh Paul A, 2002)


Di satu sisi.. aku ingin memiliki ketulusan dan kepedulian seperti pria itu..
tetapi di sisi lain, aku juga ingin menjadi seperti
Mrs. Nat King Cole
yang mampu membalas berlipat ganda atas kebaikan yang aku terima.

22 Komentar di “Terima Kasih”

 

|
  1. genial mengatakan:

    pertamaxxx

  2. photo manipulation mengatakan:

    kadang-kadang baca cerita di sini bikin merinding, ini kali kedua setelah artikel bunga dari surga (<==bener ga tuh judulnya?)

  3. guskar mengatakan:

    sangat kontras dengan kondisi sebagaian masyarakat indonesia akhir-akhir ini, hanya karena perbedaan bisa terjadi konflik horizontal…

  4. yolis mengatakan:

    wow,, menyentuh banget ceritanya..

    nice ^^

  5. bunga raya mengatakan:

    blogwalking di malam hari berkunjung ke rumah sobat baik yang sudah kenal ataupun yang baru kenal salam hangat selalu kawan

  6. abah mengatakan:

    aku datang membawa sesuatu yag sekiranya membuat rumah yang kudatangi itu merasa senang dengan menyapa sobat sobat

  7. syaiful mengatakan:

    isi absen dulu ya. blognya bagus.

  8. bagusxfantasy mengatakan:

    kontennya keren2. Blognya aye review di kategori blogger. kalo gak suka bilang aja nanti aye delete

  9. Joddie mengatakan:

    @bagusxfantasy : wow.. dengan senang hati.. thanks yaa..

  10. attayaya mengatakan:

    jauhkan perbedaan
    jauhkan sak wasangka
    mari berbagi sesama

  11. dinoe mengatakan:

    cerita yang penuh makna…bagus buat diambil hikmahnya..nice post..

  12. irma mengatakan:

    kisah yg menginspirasi mba…

    salam kenal yah…

  13. Joddie mengatakan:

    @irma: hiks… aq kok dipanggil mbak sih.. gw kan cowok tulen.. 100%

  14. ndop mengatakan:

    aku juga mau ngasih sesuatu buat temanku yang berjasa banyak kepada diriku… hohoho… tunggu aja ya temanku di suatu tempat… hohoho…

  15. dwina mengatakan:

    Amin…
    semoga Joddie bisa menjadi seperti yang Joddie harapkan.

  16. Neng Aia mengatakan:

    hmm… menggugah selera… makanan kaleee!!

  17. meryl mengatakan:

    hi, keep on posting and have a happy weekend.

  18. G mengatakan:

    Love it! Kisah-kisah seperti ini yang seringkali membuat kehidupan terasa lebih lembut dan lebih penuh harapan. Thanks for sharing.

  19. zee mengatakan:

    Aduh…
    Ini benar2 kisah yang sangat inspired. Terharu bacanya…

  20. taufik mengatakan:

    sungguh indah dunia ini jika semua orang bisa saling memberi tanpa memandang apapun

 

|

 

 

Tulis Komentar

Copyright © 2010 CeritaInspirasi.net. All rights reserved. Powered by Gravis Web Design