Home ~ Kisah Inspirasi ~

Perampok

Perampok

22 Apr 2009

Blog Cerita Inspirasi Kategori Kisah Inspirasi

perampokShiciri Kojun adalah seorang perajin tenun sutra. kata orang, ia bukan hanya sebagai seorang pengrajin kain – tetapi lebih dari pada itu, ia adalah seniman kain. Motif-motif kain sutra rajutannya sangat indah, sehingga tidak heran jika ia menjadi sangat terkenal karena karya-karyanya.

Pada suatu senja, saat Shiciri Kojun sedang merajut sutra, datanglah seorang perampok memasuki rumahnya. Perampok itu membawa sebilah pedang, yang langsung ditempelkannya ke leher Shiciri Kojun..  “Serahkan semua uangmu !” kata perampok itu.

Dengan tenang Shiciri berkata, “Semua uangku ada di laci itu, tapi jangan ganggu saya, karena saya sedang berkonsentrasi mengerjakan tenunan sutra ini..” Pencuri itu pun segera melepaskan pedang yang ditempelkannya di leher Shiciri, lalu berjalan dan bergegas membuka sebuah laci lemari yang ditunjukkan Shiciri.

Ketika perampok itu sedang memasukkan uang-uang itu di tasnya, tiba-tiba Shiciri berkata, “Jangan ambil semuanya, saya masih butuh seperempat dari uang itu untuk membayar pajak besok pagi.”

Entah mengapa, perampok itu menuruti kata-kata Shiciri. Ia pun hanya mengambil tiga per empat uang di laci itu. Setelah memastikan uang-uang tersebut telah tertata di tasnya,  perampok itu segera berjalan menuju pintu keluar.

Saat perampok itu hampir sampai di pintu, tiba-tiba Shiciri berkata dengan lembut, “Berterima kasihlah setelah engkau menerima hadiah”. Dengan setengah bingung, perampok itu lalu mengucapkan “Terima kasih” lalu pergi meninggalkan rumah Shiciri.

Beberapa hari kemudian terdengar kabar bahwa perampok itu telah tertangkap. Setelah melalui berbagai proses, perampok itu mengakui segala perbuatannya, termasuk menyebutkan siapa-siapa saja yang pernah dirampok olehnya.

Sidang pengadilan pun digelar. Seluruh korban perampokan dipanggil oleh hakim satu per satu untuk menceritakan proses perampokannya. Kebanyakan dari mereka menghujat dan mencaci maki perampok itu dengan penuh dendam.

Beberapa saat kemudian, Shiciri pun juga dipanggil oleh sang hakim untuk memberi kesaksian tentang proses perampokan yang menimpanya beberapa hari lalu.

Dan Shiciri pun berkata, “Laki-laki ini bukan perampok, saya memang pernah memberinya banyak uang – sesuai dengan permintaannya, tapi saya tidak pernah merasa dipaksa oleh dia”

Shiciri lalu melanjutkan kata-katanya, ” Bahkan setahu saya, ia adalah orang yang cukup sopan, ia tidak lupa mengucapkan ‘terima kasih’ saat keluar dari rumah saya.”

beberapa tahun kemudian, saat perampok itu telah dibebaskan dari hukumannya. mantan perampok itu segera pergi menemui Shiciri, dan meminta Shiciri untuk menjadi gurunya. Tetapi, seumur hidup – Shiciri tidak pernah menganggap dirinya sendiri sebagai guru, karena ia memang belum pernah menjadi guru.

Karena bingung tentang apa yang harus diajarkan kepada mantan perampok itu, akhirnya Shiciri hanya mengajarinya tentang teknik-teknik membuat tenunan sutra. Dan perampok itu pun menuruti ajaran Shiciri – dan menjadi murid yang setia -  hingga akhir hayat Shiciri.

(Unknown Author, dari buku “The Chinnese Story”, 2002)

.

10 Komentar di “Perampok”

 

|
  1. attayaya mengatakan:

    wah ada semacam pepatah :
    jika org berbuat jahat kepada kita, maka berbuat baiklah kita kepadanya
    jika org menganiaya kita, doakan agar dia masuk surga

    susah, tapi mempunyai hikmah yang besar

  2. ~G~ mengatakan:

    Bagi Shiciri dia tidak dirampok melainkan memberikan hadiah. Sebuah kejadian yg buruk dibalik menjadi kesempatan untuk memberikan berkat.

    thx for sharing.

    Oww… thx juga sudah di link :) :)

  3. syafwan mengatakan:

    Yap, saya sepakat dengan attayaya. Semoga semua orang di bumi ini bisa seperti Shiciri.

  4. kak ega mengatakan:

    entahlah.. rasanya saya sulit bersikap dengan cara seperti shiciri.., yang ada saya nangis ketakutan kalo perampok datang.. rasanya sulit diterapkan di dunia nyata :)

  5. Itik Bali mengatakan:

    Kalo kita baik sama seseorang pasti akan mendapatkan hal yang pula

  6. neng aia mengatakan:

    saya hanya bisa mendoakan bila dirampok, agar perampok tsb secepatnya bertobat. hiahaihia

  7. adeesign mengatakan:

    Kisah yang bagus sekali,… Perilaku dari Shiciri Kojun bisa kita jadikan panutan….

  8. inoreloaded mengatakan:

    bagus, walau cuma ada dalam cerita, tetapi ada yang bisa kita pelajari, “kebaikan hati akan diingat sampai mati”

 

|

 

 

Tulis Komentar

Copyright © 2010 CeritaInspirasi.net. All rights reserved. Powered by Gravis Web Design